5 Kekurangan Kendaraan Listrik, Masalah Harga Hingga Suku Cadang - Beritabali.com

Otomotif

5 Kekurangan Kendaraan Listrik, Masalah Harga Hingga Suku Cadang

Kamis, 23 Juni 2022 | 15:45 WITA
5 Kekurangan Kendaraan Listrik, Masalah Harga Hingga Suku Cadang

bbn/Suara.com/5 Kekurangan Kendaraan Listrik, Masalah Harga Hingga Suku Cadang

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.
Kendaraan listrik digadang-gadang menjadi alat transportasi masa depan yang ramah lingkungan. Namun, apakah kekurangan kendaraan listrik sama sekali tidak ada? Tentu saja para peneliti masih menemukan sejumlah kendala dalam mengembangkan mobil listrik. 
Young People's Trust for the Environment, sebuah organisasi nirlaba di Inggris yang berfokus pada isu-isu lingkungan sejak 1982 menjabarkan sejumlah kekurangan kendaraan listrik yang berpotensi menghambat perkembangannya di masa depan. 

1. Bahan Baku Baterai yang Langka

Baterai untuk mobil listrik memerlukan banyak kandungan lithium, sebuah logam paling ringan sebagai bahan bakunya.  Saat ini, Chili menjadi negara penghasil lithium terbesar dengan 8.800 ton per tahun.
Pasokan lithium lain bisa didatangkan dari Argentina dan Cina. Sementara Bolivia memiliki cadangan terbesar yang diketahui di dunia. Baru-baru ini penelitian menyebutkan bahwa lumpur Lapindo di Indonesia juga mengandung lithium yang bisa digunakan untuk pembuatan baterai mobil listrik. 

2. Membuat Mobil Listrik Justru Menciptakan Lebih Banyak Emisi

Siapa yang menyangka bahwa misi menciptakan mobil listrik yang ramah lingkungan justru akan mendatangkan lebih banyak emisi. Pasalnya, komponen bahan baku pembuatan mobil listrik sebagian besar berasal dari bahan tambang, aktivitas yang selama ini dianggap paling merusak lingkungan.
Kemudian bahan baku harus dimurnikan sebelum dapat digunakan, yang sekali lagi mengeluarkan lebih banyak gas rumah kaca. Efek yang sama juga terjadi saat membuat mobil bensin atau diesel. Pembuatan satu unit mobil tersebut dapat melepaskan sekitar sepuluh ton CO2. 

3. Listrik Masih Diciptakan dari Energi Kotor 

Mobil listrik yang ramah lingkungan sebenarnya juga ditentukan dari bagaimana kendaraan ini memperoleh listrik sebagai bahan baku mobil. Sayangnya, banyak negara masih mengandalkan batu bara dan sumber energi kotor lain untuk pembangkit listrik mereka. 
Halaman :

TAGS : Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Beritadenpasar.com - Media Online Denpasar Bali Terkini

Menyajikan Berita Politik, Seksologi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Tokoh, Ekonomi, Bisnis, Pendidikan di Denpasar, Bali, Nasional dan Dunia.



Ekbis Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV