Cabai Rawit Sumbang Inflasi di Denpasar 0,47% - Beritabali.com

Ekbis

Cabai Rawit Sumbang Inflasi di Denpasar 0,47%

Kamis, 01 April 2021 | 23:35 WITA
Cabai Rawit Sumbang Inflasi di Denpasar 0,47%

bbn/ilustrasi

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Pada bulan Maret 2021 Kota Denpasar tercatat mengalami inflasi setinggi 0,47 persen yang ditunjukkan  dengan peningkatan Indeks Harga Konsumen (tahun dasar 2018=100) dari 104,81 pada Februari 2021 menjadi 105,30 pada Maret 2021.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Bali Sementara itu, tingkat inflasi tahun kalender (year to date/ytd) dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Maret 2021 terhadap Maret 2020 atau YoY) tercatat masing-masing setinggi 1,04 persen dan 0,52 persen. 
Dari sebelas kelompok pengeluaran, delapan kelompok pengeluaran tercatat mengalami inflasi yaitu kelompok I (makanan, minuman, dan tembakau) setinggi 1,80 persen; kelompok II (pakaian dan alas kaki)setinggi 0,61 persen; kelompok VIII  (rekreasi,  olahraga, dan budaya) setinggi 0,25 persen; kelompok IV (perlengkapan, peralatan, dan  pemeliharaan rutin rumah  tangga) setinggi 0,18 persen; kelompok  VII (informasi, komunikasi, dan jasa keuangan) setinggi  0,12 persen; kelompok XI (perawatan pribadi dan jasa lainnya) setinggi 0,10 persen; kelompok X (penyediaan makanan dan minuman/restoran) setinggi 0,01 persen; dan kelompok V (kesehatan) setinggi 0,01 persen. 
Sementara itu, dua kelompok pengeluaran tercatat mengalami deflasi yaitu kelompok VI (transportasi) sedalam 0,11 persen dan  kelompok III  (perumahan,  air,  listrik, dan  bahan  bakar rumah tangga) sedalam 0,09 persen. Satu kelompok pengeluaran lainnya tercatat tidak mengalami perubahan indeks atau stagnan yaitu kelompok IX (pendidikan).
Komoditas  yang  tercatat  memberikan andil atau sumbangan inflasi pada bulan Maret 2021 antara lain, cabai rawit, daging ayam ras, tarif angkutan udara, ikan tongkol yang diawetkan, mangga, bawang merah, jeruk, popok bayi sekali pakai, tomat, dan rokok putih.
Dari 90 kota IHK, tercatat 58 kota mengalami inflasi dan 32 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi tercatat di Kota  Jayapura (Papua) setinggi 1,07 persen, sedangkan inflasi terendah tercatat di Kota Tangerang (Banten) dan Kota Banjarmasin   (Kalimantan Selatan) masing-masing setinggi 0,01 persen.
Sementara itu, deflasi terdalam tercatat di Kota Bau-Bau (Sulawesi Tenggara) sedalam 0,99 persen, sedangkan deflasi  terdangkal tercatat di Kota Palopo (Sulawesi  Selatan) sedalam  0,01 persen. Jika diurutkan dari inflasi  tertinggi, maka Kota Denpasarmenempati urutan ke-9 dari 58 kota yang mengalami inflasi

Penulis : Rilis Pers

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS :


Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet

Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet. Promo Instalasi hanya Rp. 100.000. Kontak : 082236906863, 085738119233



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV