Membaca Peluang Bisnis di Masa Pandemi Covid-19 di Pulau Dewata - Beritabali.com

Ekbis

Membaca Peluang Bisnis di Masa Pandemi Covid-19 di Pulau Dewata

Selasa, 19 Mei 2020 | 19:15 WITA

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Pulau Dewata memang identik sebagai destinasi wisata dunia. Tatkala terjadi penyebaran virus Corona atau Covid-19 bisnis pariwisata di Bali mencapai titik terendah. Beberapa pelaku pariwisata bahkan memprediksikan jika industri pariwisata Bali perlu waktu panjang untuk kembali pulih.  
Apalagi beberapa  pengusaha telah merumahkan pekerjannya. Ketua Ubud Homestay Association Ida Bagus Gede Wiryawan memprediksikan jika pandemi berkepanjangan maka PHK tidak dapat dihindari. Para pengusaha pariwisata harus memperhitungkan kemampuan finansial di tengah kondisi ekonomi yang menurun. 
“Apakah PHK kemungkinan akan terjadi, saya rasa akan terjadi kalau ini berkepanjangan. Sudah saya katakan tadi ketahanan dari financial kami hanya sampai bulan Juni” ungkap Wiryawan dalam sebuah diskusi online di Denpasar pada Jumat (8/5) lalu.
 
 
Setiap orang nyatanya memiliki cara beragam dalam merespon setiap masalah. Ketika para pengusaha pariwisata pesimis muncul ide-ide bisnis kreatif dari
pemuda di Bali. I Dewa Putu Agustiantow Sukahet atau biasa dipanggil dode justru melihat kondisi saat ini sebagai peluang untuk membuka usaha. Dode yang sebelumnya bekerja sebagai teknisi computer mencoba peruntungan dengan membuka usaha berjualan urutan babi atau sosis Bali. 
“Dalam kondisi pandemi ini baru bisa terealisasi, karena memang saat pandemi ini dilakukan work frome home jadi cukup banyak waktu untuk mempersiapkannya, kalau sebelumnya, waktu habis di kantor,” papar baru saja melepas masa lajang pada bulan April lalu. 
 
Peluang untuk mengembangkan bisnis dipandangnya cukup terbuka lebar, karena restoran dan rumah makan di Bali sebagian besar tutup akibat Covid-19. Kebutuhan akan makanan tetap dan bahkan meningkat, terutama makanan lokal seperti urutan babi.  
 
Menurut Dode, membuka usaha urutan babi menjadi salah satu upaya bertahan di tengah kondisi pandemi. Langkah ini dapat menjadi bagian untuk turut serta membantu pergerakan ekonomi di masyarakat. 
 
“Seperti saya misalnya menjual urutan, otomatis saya membeli daging, membeli bumbu dan berbagai macamnya. Jadi ada perputaran ekonomi, karena pedagang daging dapat berjualan, pedagang rempah-rempah juga dapat berjualan, peternak dan petani kita mendapatkan hasil dari usaha yang kita lakukan,” kata Dode.
 
Dode memproduksi urutan babi di rumah dan menjajakan dengan memanfaatkan media online. Berjualan secara online dipandang lebih memudahkan dalam menjangkau konsumen dan lebih aman. Satu porsi urutan babi ditawarkan seharga Rp. 80.000 dan harga tersebut belum termasuk ongkos kirim. Langkah yang sama juga dilakukan oleh Made Karda yaitu dengan menjual loloh atau jamu kunyit melalui group whatsapp dan akun facebooknya. 
“Iseng bikin, karena tidak ada kegiatan di rumah, kemudian tester ke teman-teman semua bilang enak akhirnya langsung banting setir jualan jamu. Pertama itu dibagi ke teman kerja, kemudian iseng posting di facebook, cuma dapat dua konsumen, habis itu kayak jaringan marketing multilevel,” tutur Karda.
 
Lajang yang merupakan manajer operasional sebuah villa dan restoran ternama di daerah Ubud tersebut mengakui modal awal usaha hanya 90 ribu rupiah dan kini setiap hari mampu menjual sekitar 150 botol loloh kunyit. Setiap botol loloh kunyit ukuran 200 ml dijualnya dengan harga 5.000 rupiah. Pria asal Klungkung yang kini tinggal di Denpasar ini optimistis bisnis loloh kunyit yang baru dibangunnya akan terus berkembang. Apalagi wisatawan yang akan datang berkunjung ke Bali kedepannya adalah wisatawan yang mengutamakan kesehatan.
 
 
“Kita memprediksi yang bakalan datang di pariwisata itu di wellness, jadi kita mikirnya wellness sudah pasti itu healty food. Kemudia diciutkan lagi idenya, apakah maunya healty food atau healty drink, terciptalah ide  yang simple dan tradisional loloh kunyit,” ujar Karda.
 
Kabag Humas Pemerintah Kota Denpasar yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai berharap usaha ekonomi masyarakat yang dilakukan di tengah pandemi tetap memperhatikan protokol kesehatan.
 
“Pemerintah Kota Denpasar, dalam hal ini tidak melarang sama sekali orang melakukan usaha-usaha baru, namun perlu disadari dalam masa pandemi ini, kita harus melakukan langkah antisipasi dan pembatasan penyebaran covid,” kata Dewa Rai .
Dewa Rai mengakui bahwa roda perekonomian masyarakat harus tetap berjalan, pada sisi lain usaha pengendalian penyebaran Covid juga harus dilaksanakan secara optimal. Masyarakat diharapkan memahami kebijakan pembatasan yang dilakukan pemerintah, karena semuanya bertujuan untuk menjaga kesehatan masyarakat. 
 
Menanggapi berkembangnya bisnis makanan secara online di Bali di tengah pandemi Covid-19, Kalaksa BPBD Provinsi Bali Made Rentin yang juga Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengatakan bisnis tersebut merupakan pilihan bijak. Pangsar pasar yang disasar juga cukup jelas yaitu kelompok milenial. Rentin mengakui yang terpenting adalah mampu bertahan di tengah kondisi sulit dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan. 
“Dalam konteks kebencanaan, penting menjadi sosok yang tangguh yang dimaknai sebagai sosok yang mampu mengenali risiko dan mampu menyiapkan strategi untuk terhindar dari risiko itu, maka goalnya adalah siap untuk selamat,” tegas Rentin.
Rentin mengingatkan bahwa virus Corona memiliki tingkat risiko berlipat ganda dibanding bencana alam, karena berhadapan dengan benda yang "maya " tidak berwujud, maka mewaspadai risiko tersebut strategi terbaiknya. Masyarakat diharapkan disiplin dan taat pada protokol kesehatan antara lain : memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, sering cuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan penyemprotan disinfektan.

Penulis : I Nengah Muliarta

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Peluang Usaha Virus Corona


Bali Tour Company | Bali Day Tours Packages | Bali Tours Activities

Best online Bali Tour Company Service for your holiday in Bali Islands by offer special Bali Day Tours Packages, Bali Activities Tour with Professional Bali Tours. Contact us Today 082340081861



Ekbis Lainnya :


Berita Lainnya

Trending Ekbis

Berita Bali TV