Pemasaran Lewat Digital Penting untuk Pengembangan Produk Kopi Lokal Kintamani - Beritabali.com

Start up

Pemasaran Lewat Digital Penting untuk Pengembangan Produk Kopi Lokal Kintamani

Kamis, 26 September 2019 | 10:05 WITA
Pemasaran Lewat Digital Penting untuk Pengembangan Produk Kopi Lokal Kintamani

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Pemasaran dengan memanfaatkan media promosi secara online (digital) untuk pengembangan pasar produk lokal seperti kopi arabika lokal Kintamani dengan merk Kopi Dadong penting dilakukan.
 
Hal ini terungkap dalam laporan Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) yang berjudul PPPUD Kopi Arabika Kintamani dengan Tim Pengusul dari Politeknik Negeri Bali yang merupakan salah satu Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dibiayai oleh Kemenristekdikti. 
 
Ni GAP Harry Saptarini, S.Kom,M.Cs selaku ketua tim pengusul yang juga dosen Prodi Manajemen Informatika, Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bali menjelaskan pemanfaatan media dalam jaringan (daring) seperti website, instagram, facebook dan tokopedia merupakan sarana efektif dalam pemasaran produk.  
 
 
Ia menyebut selama ini pemasaran yang dilakukan juga belum optimal, dimana sistem pemasaran dengan teknologi informasi masih sangat perlu dikembangkan untuk mendapatkan perluasan pasar. Untuk pengembangan Website Kopi Dadong hasil Iptek bagi Masyarakat (IbM) 2018 masih dalam 1 bahasa yaitu menggunakan Bahasa Indonesia saja, sehingga perlu dibuatkan website dalam 2 (dua) versi bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, agar mampu menjangkau konsumen internasional. Selain itu, pemasaran yang telah dilakukan pada program IbM belum merambah ke online shop. 
 
Tantangan lainnya yang dihadapi adalah standarisasi produk. Agar dapat diterima oleh pasar global maka produk harus memiliki sertifikat berstandar internasional. Hal tersebut telah mulai diupayakan dengan proses pengolahan kopi berdasarkan SOP berbasis mutu. Selain itu kopi dadong juga akan mengajukan sertifikat halal sehingga mampu meraih pasar internasional selain pasar domestik.
 
Sebagai solusinya pada sisi Pemasaran, lanjutnya, mitra akan didampingi dalam pengembangan pasar dan promosi melalui media internet seperti pembangunan website untuk Tahun Pertama (Tahun 2019) dan diprioritaskan dalam versi bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan tahun berikutnya akan diadakan pengembangan versi Bahasa Inggris.
 
Selain melalui website juga melalui online shop (Tokopedia, Lazada, Shopee) dan media social seperti instagram (IG) dan Facebook, pembentukkan jaringan untuk pameran-pameran dan peningkatan kualitas SDM dalam Bahasa Inggris untuk kesiapan merambah pasar internasional melalui pelatihan Bahasa Inggris untuk pengelola.
 
 
Untuk sisi SDM, mengingat semakin seringnya para buyer dari berbagai negara yang berkunjung ke kopi dadong untuk kontak bisnis, kemampuan bahasa inggris mutlak diperlukan untuk memudahkan dalam komunikasi bisnis dimana sampai saat ini masih tergantung kepada guide atau pihak ketiga. Kemampuan dalam berbahasa inggris ini mutlak diperlukan untuk kesiapan menuju pemasaran produk skala internasional.
 
Indikator capaian dari kegiatan ini adalah, meningkatnya produksi sebesar 20%/tahun, meningkatnya jumlah pelanggan sebesar 15%/tahun, meningkatnya penghasilan sebesar 15%/tahun dan kemampuan bahasa Inggris pengelola semakin meningkat untuk persiapan pemasaran produk internasional. 
 
Kegiatan yang akan dilaksanakan secara bertahap selama 3 tahun dibiayai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Sesuai dengan Kontrak Penelitian Nomor: 1165/PL8/PM/2019, tanggal 18 Maret 2019. (bbn/rob)

Penulis : I Komang Robby Patria

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Pemasaran Kopi Arabika Online Kintamani PPPUD


Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita?

Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita? Hubungi DIVISI BISNIS Beritabali.com



Ekbis Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV